Cara Membeli Mobil Nissan

Membeli mobil (baru maupun bekas) memerlukan komitmen. Karena, interaksi akan terus terjadi antara Anda dengan kendaraan itu. Jadi, sebisa mungkin jangan sampai kecewa karena uang yang dikeluarkan adalah taruhannya. Begitulah kutipan dari Wisebuyer’s guide.
Berikut sembilan poin untuk mendapatkan mobil seusai kebutuhan dan keinginan Anda.

1. Tentukan tipe
Banyak tipe yang ditawarkan, mulai dari sedan, hatchback, MPV, SUV atau mungkin pick-up. Sesuaikan dengan kebutuhan sebelum memilih dan setarakan dengan dana yang ada.

2. Baru atau bekas
Mobil baru memang idaman semua orang, tapi belum tentu sesuai dengan kocek. Kendati demikian terkadang ada mobil bekas yang menawarkan keuntungan (value for money). Namun harus diperhatikan beberapa aspek seperti, jarak tempuh, riwayat pemeliharaan dan belilah dari penjual yang dipercaya baik dari showroom atau perseorangan.

3. Nilai tambah
Selain mempertimbangkan ketersediaan fitur, kita harus memperhatikan nilai tambah dalam hal layanan purna jual dan garansi. Makin lama dan banyak hal yang digaransi akan membuat kita tenang meski ada jaminan tambahan dari pihak asuransi.

4. Perbanyak data
Cari referensi di berbagai situs di internet. Pertimbangkan secara cermat jika mobil favorit Anda mendapat banyak kecaman. Karena, ada juga perusahaan yang menggunakan internet sebagai ajang black campaign. Rujukan yang bisa menjadi acuan biasanya datang dari pengujian media independen.

5. Warna
Tidak dapat dipungkiri warna memiliki pengaruh terhadap harga jual. Semakin populer warna tersebut biasanya makin dimanfaatkan oleh penjual untuk menaikkan harga. Namun belum tentu ketika dijual kembali warna tersebut bisa mempertahankan harga jual kembali. Dari hasil survei di showroom mobil bekas warna yang tidak ada pengaruh penurunan adalah hitam, silver dan abu-abu.

6. Konsumsi BBM
Pertimbangan ini sangat krusial mengingat mahalnya harga BBM saati ini. Jangan mudah tertipu slogan dari pihak penjual. Referensi kembali memiliki peranan penting. Mesin dengan kapasitas kecil (sampai dengan 1.5-liter) biasanya jadi pertimbangan untuk mendapat efisiensi BBM. Lain halnya ketika memang Anda menginginkan mobil sport dengan tenaga besar, abaikan langkah ini.

7. Merek
Poin ini biasanya menyangkut pada kepercayaan akan suatu merek. Namun hal tersebut juga harus dipertimbangkan oleh beberapa hal seperti bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, dan juga pelayanan merek tersebut terhadap konsumen.

8. Tes
Langkah ini sangat penting untuk mengetahui kondisi mobilĀ  di jalan. Dengan begitu bisa disesuaikan dengan ekspektasi yang diharapkan atau sesuai dengan slogan penjual atau tidak. Untuk mobil bekas sebisa mungkin ajak orang yang tahu tentang mesin atau ahli dalam permobilan sehingga Anda tidak dibohongi.

9. Jatuhkan pilihan
Setelah melengkapi urutan di atas berarti sudah jelas mana yang dipilih. Langkah terakhir adalah mencari penawaran yang lebih murah. Untuk mobil baru Anda perlu survei ke beberapa showroom, biasanya kebijakannya berbeda. Sementara untuk mobil bekas Anda tetap harus melakukan penelitian intensif kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *