Juke Terbakar Tak Berhubungan dengan Recall Juke

Bulan lalu peredaran Nissan Juke di dunia harus ditarik kembali (recall) karena adanya masalah pada bagian injeksi bahan bakar. Namun, Juke yang hadir di Indonesia tidak terkena recall karena menggunakan mesin yang berbeda.

Perbedaan mesin inilah yang menjadi dasar bahwa kecelakaan dan terbakarnya satu unit Nissan Juke, tidak terkait dengan masalah pada injeksi. Atau dengan bahasa lain, kecelakaan Juke ini tidak ada hubungannya dengan masalah recall Juke.

“Nissan Juke di Indonesia aman dari recall. Juke yang di pasarkan di Indonesia dan luar negeri itu berbeda mesinnya. Di sini, Juke menggunakan mesin 1.5-liter, sedangkan Juke yang terkena recall menggunakan mesin 1.6-liter turbo,” tukas Teddy Irawan, Wakil Presiden Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Nissan Motor Indonesia (NMI).

Teddy juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah menghubungi Nissan Indonesia, untuk membantu penyelidikan teknis, kasus terbakarnya Juke ini. Untuk membantu penyelidikan, Nissan telah menyiapkan beberapa staf ahli dan beberapa mekanik.

“Pihak kepolisian belum memutuskan kapan waktu penyelidikan akan dilakukan. Walaupun kami tidak tahu bagaimana pengemudi itu membawa mobilnya, apakah safety atau tidak. Secara tidak langsung kami berperan dalam kasus penyelidikan yang akan dilakukan pihak Kepolisian” beber Teddy.

Seperti diketahui, sebuah Nissan Juke dengan nomor polisi B 60 GOH yang dikendarai oleh Olivia Dewi (17) menabrak sebuah papan reklame di Jalan Sudirman. Olivia tewas di tempat dan korban selamat Joey Sebastian mengalami luka bakar serius.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *